Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

10 Langkah Menyampaikan Bahasa Tubuh Yang Baik

Tau gak, lebih dari setengah komposisi kita berkomunikasi adalah disampaikan lewat nonverbal.

Sadar gak, apa yang kita ucapkan bisa jadi bahan yang telah disiapkan berhari-hari sebelumnya. Tapi masih aja ada yang belum nangkep pesannya, atau yang malah yang salah paham. Itulah sebabnya, bahasa tubuh berperan untuk hal ini. Isi pembicaraan dan bahasa tubuh yang tidak nyambung bisa menjadi penyebab utamanya.

Mungkin kamu bisa coba menggunakan tips ini untuk menyempurnakan bahasa tubuh kamu.

1. Senyum
Jangan pernah melewatkan senyum setiap berbicara. Pikirkan hal yang indah, hal bahagia, yang memberi aura positif untuk tetap memancarkan senyuman kepada lawan bicara. Tapi, sesuaikan juga dengan konteks pembicaraan. Tak bakal nyambung ketika kamu membicarakan hal yang sedih dengan senyuman manis.

2. Dekati pembicara/pendengar kamu
Kadang jarak yang bisa merusak penyampaian pesan dari satu ke yang lainnya. Oleh karena itu, mungkin kamu harus peka untuk lebih berdekatan dengan pendengar kamu. Bahkan orang akan lebih merasa terapresiasi ketika kamu memperlakukannya lebih personal.

3. Jangan letakkan kedua tangan terlipat di dada
Ini adalah tanda sesorang merasa ingin tertutup atau sedang dalam kondisi emosional yang tidak bagus. Makanya kalo ngomong tegak aja, tegak yang fleksibel, ditambah senyum yang tulus.

4. Jaga eye contact selama tiga detik, lalu kembali senyum yang ramah
Ini guna memberikan kesan pendengar bahwa mereka sama-sama dihargai layaknya kita menghargai apa yang mereka dengarkan dari pembicaraan kita.

5. Jangan bersandar
Ini yang sering tidak disadari namun tetap dilakukan. Cobalah sadar diri untuk tidak bersandar ke apapun.

6. Posisikan gestur dimana ujung sepatu kamu mengarah kepada lawan bicara
Ini bisa meluruskan suasana ketika sedang berbicara. Disamping itu bisa membuat fokus untuk pembicara maupun pendengar.

7. Jangan memaksa untuk tertawa
Bertingkahlah secara natural. Kalo lucu ya tertawa, kalo tidak ya cukup dengan kembali tersenyum secara tulus, tanpa beban.

8. Ambil jeda, ketika diharuskan menyapa untuk bersalaman
Kalau dalam ruangan kamu menyapa dengan bersalaman, ambil jeda untuk bersalaman dari satu orang ke orang yang lain. Pastikan di jeda itu, kamu tebarkan senyuman yang tulus. Lebih bagus lagi kalo ada basa-basi dikit.

9. Relax, calm tapi jangan membungkuk
Seberapapun boseannya kamu, jangan sampai bungkuk. Bayangkan seperti ada sesuatu yang menarik kepalamu dari atas agar kamu bisa tetap tegak dan juga bisa mengontrol volume serta intonasi agar tetap tenang dan kalem.

10. Jangan gugup
Jika gugup, kuncinya adalah memikirkan sesuatu yang membuatmu terkesan. Tarik nafas dan selalu percaya pada diri sendiri. detak jantung yang meningkat adalah karena kamu selalu mikir akan kegagalan. Makanya mending pikirin sesuatu yang bisa membuatmu terkesan. Contohnya ada artis yang jadi pacar.

Coba lakukan hal ini ketika diberi kesempatan untuk berbicara dan menyampaikan sebuah pesan. Ingat, hanya omongan saja bisa menimbulkan kesalahpahaman. Kurangnya bahasa tubuh bisa mengacaukan segalanya. Segera refleksi diri dan mulai membenahinya dengan mencoba 10 langkah diatas. Selamat mencoba.